Review TRN MT1 Bahasa Indonesia

Review TRN MT1


Review TRN MT1 - Di akhir tahun 2021 kemaren saya membeli iem TRN MT1 karena saya membaca beberapa post di forum audio yang memberi review dan feedback positif untuk TRN MT1 yang harganya si range 100 ribu rupiah. Karena penasaran dengan suaranya, akhirnya diberi kesempatan untuk bisa menulis review TRN MT1 setelah menggunakan iem ini selama sekitar 2 Minggu.

Review TRN MT1

Sebelumnya saya memberikan desclaimer terlebih dahulu. Bahwa review TRN MT1 ini benar-benar dalam pandangan subjektif saya sendiri. Review ditulis dengan pengalaman saya dalam audio portabel yang terbatas dan menggunakan audio gear lain yang saya miliki. Sehingga impresi akan berbeda dengan selera anda atau orang lain.

Packaging TRN MT1

TRN MT1 hadir dengan packaging khas iem china murah dan sudah sewajarnya iem ini dipack dengan kemasan yang minimalis. TRN MT1 dibungkus dengan box kecil dengan tutup mika transparan. Di dalamnya terdapat unit iem TRN MT1, kabel detachable, satu set eartips ukuran S M L, kartu garansi, dan buku manual.

Review TRN MT1


Build Quality TRN MT1

TRN MT1 punya build yang so so saja. Housingnya terbuat dari bahan plastik khas iem murah dari china. Bagian nozzle nya terbuat dari logam yang ditempelkan ke body housingnya. Kalau berkaca dengan merek merek seperti KZ, housing yang ditempelkan seperti ini rawan lepas ketika tertindih atau tertarik saat melepas eartips yang keras. Jadi perlu hati-hati dalam pemakaiannya agar nozzle tidak lepas.

Review Sound TRN MT1


Secara umum buat saya TRN MT1 punya suara yang balance.

Low / bass TRN MT1

TRN MT1 dituning dengan bass yang bagus. Bass nya tipikal bass yang punchy, tidak ada rumble, dan padat. Jadi bass nya terasa nonjok dan padat. Tekstur bass tidak terlalu terasa, namun untuk speed nya terbilang lumayan jika dipakai untuk lagu dengan bass yang cepat atau doble pedal. Tipikal bass seperti ini akan kurang menarik selera para bass head akut yang doyan dengerin EDM.

Mid / Vokal TRN MT1

tidak ada yang menarik perhatia saya di sektor mid atau vokal. Suara vokal terdengar standard atau biasa saja. Posisi suara vokal terdengar pas di tengah, tidak shouty, tidak terlalu tebal juga tidak terlalu tipis, dan ada sibilance tipis yang buat saya tidak mengganggu.  suara vokalis terdengar sedikit metalik dan tidak natural. Artikulasi pengucapan dari vokalis cukup terdengar dengan jelas. Untuk track-track vokalan TRN MT1 mungkin akan terasa cukupan saja.

Untuk instrumen alat musik juga terdengar cukupan saja. Instrumen alat musik cukup terdengar tegas, cukup agresif, namun tidak saling overlapping. Suara distorsi gitar listrik terasa gahar di TRN MT1. Untuk listening lagu-lagu rock, suara gitar listrik dan drum di TRN MT1 cukup menyenangkan telinga saya.

High / treble TRN MT1

Ini sektor favorit saya di TRN MT1. Iem ini mampu memberi treble yang agrsif, attacknya bagus, crispy, dan tidak sampai sibilance. Buat selera saya, treble di TRN MT1 tidak peircing buat telinga. Namun untuk yang terbiasa mendengarkan iem basshead atau iem dengan kuantitas bass yang banyak, TRNMT1 mungkin akan terasa terlalu menusuk, karena treblenya memang agresif dan tegas. Selain itu TRN MT1 punya high yang airy, sehingga suaranya terdengar luas dan lepas. Buat saya frekuensi high di TRN MT1 ini istimewa. Namun perlu di note bahwa tipikal trebel seperti ini mungkin tidak akan cocok bagi semua orang, terutama untuk selera bass head.

Review TRN MT1


Other

salah satu hal yang saya sukai dari TRN MT1 adalah stagingnya. Stagingnya terasa luas. Selain itu 3D imagingnya juga sangat terasa. Sehingga posisi arah suara atau instrumen bisa terasa dan terdengar darimana arah sumbernya atau darimana arah datangnya.

Dengan staging yang luas dan imaging yang bagus seperti ini, saya rasa TRN MT1 cocok untuk dipakai bermain game FPS seperti PUBG mobile atau COD mobile. Walaupun saya tidak bermain game FPS tersebut, namun Beberapa kali saya lakukan test dengan video stepping test dan video arah suara dari game FPSyang ada di youtube, dan hasilnya cukup akurat untuk mendeteksi darimana datangnya arah suara tembakan dan langkah. Namun sekali lagi ini hanya berdasarkan dari test melalui video, bukan dari gamenya langsung.

Bicara separasi, TRN MT1 punya separasi yang so-so saja. Suara instrumen cukup bisa dipisahkan dengan jelas dan terbantu dengan staging dan imaging yang baik. 

Beberapa hal yang perlu di note dan kurang saya sukai adalah eartips bawaan TRN MT1. Layaknya eartips curah dari iem harga murah, eartipsnya terasa keras dan agak bikin sakit di telinga. Sehingga saya sarankan untuk mengganti eartips bawaan dengan eartips after market yang lain untuk kenyamanan pemakaian. Saya sendiri menggunakan ortofon. 

Untuk kalian yang merasa TRN MT1 terlalu pedes atau terlalu piercing di telinga, bisa dicoba mengganti eartips yang menambah kuantitas bass atau mengganti kabel dengan kabel copper untuk menambah kuantitas bass. 

Conclusion

TRN MT1 punya suara yang balance, staging dan imaging yang bagus, dan build quality yang cukup solid untuk iem harga di bawah 100 ribu.
Apakah worth to buy? Untuk tonal saya rasa tonalnya tidak akan mudah diterima banyak selera. Namun kalau mencari iem dengan staging dan imaging yang baik, TRN MT1 worth to buy.
taorent
taorent traveller paruh waktu, geek full time

1 comment for "Review TRN MT1 Bahasa Indonesia"